Copyright © Cerita Mila
Design by Dzignine edited milaizzatul
Wednesday, 27 April 2011

α ursae minoris



huaalaaaaaaa......
akhir-akhir ini full name twitter gue "α ursae minoris" banyak yang nanyak sih, "apaan sih mil nama twitter lo aneh." dan gue jawab. "apazzzzziiiiiiiih" *nada sinis *minta di gampar *ala gue


Entah kenapa ya, gue suka banget sama bintang yang yang punya ascensiorecta 02h 31m 49.09s dan deklinasi +89° 15′ 50.8″ ini. 
Bintang Polaris atau yang bernama lain Alruccabah, Cynosura, Dhruv, Phoenice, Tramontana, Angel Stern, Navigatoria, Star of Arcady, Yilduz, Mismar, Gwiazda Polarna, Polyarnaya, Çulpan & Midnight Star. Nama astro gue di CAPELLA (klub astronomi 48) Tramontana loooh. hehe
Mungkin, karena awalnya gue suka banget sama beruang. dan pas kenal sama Astronomi gue langsung nyari rasi bintang yang bentuknya beruang. Nah, dilangit ada dua kan yang bentuknya beruang. Tapi gue suka yang kecil karena.......



Taukan bintang yang biasa dipakek para nelayan buat nentuin arah mata angin? Polaris ternyata terkenal banget di kalangan pelaut (apalagi Poppeye) Bintang ini kalo kita lihat dari bumi, gak pindah-pindah kayak bintang lain. Dia tetap teguh pendiriannya untuk selalu berada di Kutub Utara Langit.




"Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui." QS. Al-An'am : 97

Subhanallah ya, ternyata Polaris emang udah ditakdirkan termasuk ke salah satu bintang buat nentuin arah mata angin.

Oiya, gue pernah baca mitologi tentang Ursa Minor gini ceritanya :
Callisto adalah seorang putri raja Arcadia. I bersumpah untuk menjaga keperawanannya sampai kapanpun, hal itu membuat Zeus jatuh cinta dan  ingin memperistri Callisto. Namun, begitu Hera mengetahui ulah Zeus, ia mengubah Callisto untuk menjadi seekor beruang.
Zeus pun kemudian mengirim beruang itu ke langit yang sekarang kita kenal sebagai Ursa Major.
Dari Zeus, Callisto memiliki anak bernama Arcas. Saat Arcas berumur 15 tahun, ia bertemu seekor beruang besar yang aneh saat sedang berburu di hutan. Beruang itu seperti memandanginya dalam-dalam. Ia tak tahu bahwa itu adalah jelmaan ibunya sendiri, Callisto, yang di ubah Hera. saat Arcas bersiap membunuh si Beruang Besar dengan panah, Zeus menghalanginya dan mengubah Arcas menjadi beruang kecil untuk menemani sang bunda di langit.

Waaah, berbakti banget ya ursa minor ini. bersama ibunya sepanjang hayat. uah!


tapiiiii kalo ditanya "mil, udah pernah ngeliat bintang Polaris?" gue jawaaaaaaaab ...... hmmmmm ..... hmmmm ..... belum wokwokwokwok *ketawa aneh

Semoga tahun ini, gue bisa liat bintang Polaris dari Manado saat OSN 2011. amin Ya Allah

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang(nya)," QS. Al-Hijr:15




0 komen:

Post a Comment

waktunya komentaaar